Pelayanan Dukcapil Bojonegoro Disorot, Kepala Dinas Angkat Bicara
KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Sorotan terhadap pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Bojonegoro akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Kepala Dinas Dukcapil Bojonegoro, Hery Widodo. Berbagai keluhan masyarakat mengenai antrean panjang, gangguan sistem, hingga lemahnya pengawasan petugas memicu diskusi hangat di ruang publik.
Kepala Dinas Klarifikasi dan Janji Evaluasi
Menanggapi hal tersebut, Hery Widodo mengakui adanya masukan masyarakat dan menegaskan kritik akan dijadikan bahan evaluasi internal. Ia berkomitmen memperkuat monitoring serta pembinaan staf agar pelayanan semakin optimal. “Semua masukan akan kami jadikan evaluasi untuk peningkatan pengawasan dan pembinaan staf Dukcapil,” ujarnya.
Gangguan Sistem Dinilai Wajar
Hery membantah anggapan bahwa gangguan server menyebabkan pelayanan lumpuh total. Menurutnya, kendala pada aplikasi SIAK maupun Srikandi masih dalam kategori wajar dan tidak berdampak menyeluruh. Ia menilai penerapan aplikasi Panah Srikandi di tingkat desa justru mempercepat pelayanan dokumen kependudukan.
Kritik LSM Angling Dharma
Namun, penjelasan tersebut belum meredakan keresahan masyarakat. Ketua LSM Angling Dharma, M Nasir, menilai pelayanan publik tidak bisa terus berlindung di balik alasan gangguan sistem. Ia menekankan pentingnya kepastian waktu, respons cepat petugas, serta kesiapan menghadapi kendala teknis di lapangan.