Kerusakan Jalan Silom-Lom Asahan Picu Kekecewaan Warga

Pengaduan Masyarakat 30 May 2026 23:34 2 min read 58 views By Hendra
Kerusakan Jalan Silom-Lom Asahan Picu Kekecewaan Warga
"Kenyamanan publik adalah hak, bukan janji yang tertunda"

KABUPATEN ASAHAN, SUMATERA UTARA – Kekecewaan warga Desa Silom-Lom, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, semakin memuncak. Janji Kepala Desa untuk memperbaiki kerusakan jalan akibat aktivitas truk galian tanah hingga kini belum terealisasi. Kondisi jalan yang rusak parah dinilai mengganggu aktivitas harian sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan Jalan Ganggu Aktivitas Warga
Warga menyebut intensitas kendaraan bermuatan berat yang melintas setiap hari memperparah kerusakan jalan. Selain itu, debu tebal yang beterbangan saat truk melintas masuk ke rumah-rumah warga. Keluhan kesehatan pun muncul, terutama pada anak-anak dan lansia. “Debunya sangat mengganggu. Anak-anak sering batuk, sementara orang tua dengan riwayat sesak napas ikut terdampak,” ujar seorang warga, Sabtu (30/5/2026).

Janji Perbaikan Belum Terpenuhi
Menurut warga, pemerintah desa sebelumnya berjanji akan melakukan perbaikan. Namun hingga kini belum ada langkah konkret maupun kepastian waktu. Masyarakat menilai persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan. Mereka berharap pemerintah desa segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar solusi nyata segera hadir.

Harapan Warga untuk Transparansi
Warga juga meminta Kepala Desa Silom-Lom memberikan penjelasan terbuka terkait perkembangan rencana perbaikan. “Kami hanya ingin jalan diperbaiki dan debu bisa dikendalikan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat aktivitas setiap hari,” tambah warga lainnya. Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menunggu respons dan tindakan nyata dari pemerintah desa atas berbagai keluhan yang telah disampaikan.

Chat with us on WhatsApp