Pembangunan Pabrik Lamongan Ancam Ketahanan Pangan Nasional
KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR-Rencana pembangunan pabrik PT Nusantara Timer Pratama (PT-NTP) di Desa Waruwetan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memicu keresahan warga. Pabrik berdiri di atas Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang selama ini menjadi penopang swasembada pangan dengan panen padi tiga kali setahun.
Konflik Saluran Irigasi
Ketegangan meningkat setelah PT-NTP melakukan pengurukan saluran irigasi desa tanpa kesepakatan resmi. Warga bersama Kepala Desa Waruwetan menancapkan patok bambu sebagai simbol protes. Mereka menegaskan saluran irigasi adalah fasilitas publik vital yang tidak boleh hilang akibat ekspansi perusahaan.
Aspirasi Petani Waruwetan
Ketua HIPPA Desa Waruwetan, Sasminto, menuntut agar saluran irigasi segera dibongkar agar aliran air kembali lancar. Petani khawatir sawah akan kekeringan dan berpotensi gagal panen. Ketua Kelompok Tani Suka Maju, Nawawi, menambahkan pengerukan yang dilakukan perusahaan tidak sesuai peta bidang desa sehingga memperburuk kondisi.
Tuntutan Evaluasi Pembangunan
Warga mendesak Bupati Lamongan, DPRD, dan dinas terkait meninjau ulang rencana pembangunan pabrik. Mereka menilai proyek ini bertentangan dengan program ketahanan pangan nasional yang sedang digencarkan pemerintah. Selain itu, warga menyoroti potensi dampak lingkungan jangka panjang yang bisa memengaruhi generasi mendatang.