Rokok Ilegal Suramadu Digagalkan SFQR TNI AL
KABUPATEN BANGKALAN, JAWA TIMUR – Satuan elit Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL Batuporon kembali menunjukkan ketajaman operasi dengan menggagalkan distribusi ratusan ball rokok ilegal tanpa pita cukai resmi negara. Operasi penyekatan digelar di jalur strategis akses Suramadu, Rabu malam (13/05/2026), dipimpin langsung Komandan Tim SFQR bersama personel Intelijen dan Polisi Militer Angkatan Laut.
Pemeriksaan Intensif Kendaraan
Memasuki pukul 22.05 WIB, petugas melakukan pemeriksaan intensif terhadap kendaraan yang melintas. Hasilnya, 15 unit kendaraan terdiri dari mobil pribadi, ekspedisi, minibus, hingga truk angkutan barang berhasil diamankan. Dari penggeledahan, ditemukan 311 ball rokok ilegal tanpa pita cukai, sementara 18 orang terdiri dari 14 laki-laki dan 4 perempuan didata untuk pemeriksaan lanjutan.
Potensi Kerugian Negara
Berdasarkan pendalaman awal, jaringan distribusi rokok ilegal tersebut diduga menyasar wilayah pemasaran besar seperti Surabaya, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, hingga Jawa Tengah dan Jawa Barat. Jika lolos dari pengawasan, peredaran barang ilegal ini berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah dari sektor penerimaan cukai.
Sinergi TNI AL dan Bea Cukai
Seluruh barang bukti beserta dokumen berita acara pemeriksaan telah diserahkan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk proses hukum lebih lanjut. Komandan Lanal Batuporon, Letkol Laut (P) Ari Wibowo menegaskan komitmen TNI AL menjaga kedaulatan sekaligus melindungi pendapatan negara. “Kami menyerahkan seluruh barang bukti agar dilakukan investigasi dan penindakan hukum tegas, sehingga rantai peredaran barang ilegal dapat terputus total,” ujarnya.